Mari mencicipi kuliner mangut beong yang khas di Warung Ampiran Agro Wisata Desa Kembanglimus

Desa Kembanglimus merupakan desa yang menyimpan potensi wisata menjanjikan dan masih terus dikembangkan. Letaknya sendiri tidak jauh dari seputaran kawasan Candi Borobudur. Desa Kembanglimus berjarak sekitar 3 km dari Candi Borobudur. Latar belakang perbukitan Menoreh dan didukung oleh kondisi alamnya yang masih alami dengan udara yang sangat sejuk mempercantik lanskap indah yang dimiliki desa ini. Mata pencaharian masyarakat Desa Kembanglimus bergantung di kegiatan pertanian antara lain pepaya, rambutan, umbi, sayur, kelapa, kakao dan lainnya.

Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur merupakan daerah yang banyak memiliki pengrajin bata merah. Sebanyak kurang lebih 60% penduduk di Kembanglimus menjadi pembuat gula Jawa. Semua dusun membuat makanan legendar untuk di konsumsi sendiri. Dibantu oleh Patrajasa, Kembanglimus kemudia dikembangkan menjadi desa wisata Kembanglimus yang menawarkan Anda pengalaman kuliner yang patut dicoba.

Di Kembanglimus, Anda akan menemukan Waroeng Ampiran Agro Wisata dengan mudah. Di Waroeng Ampiran ini Anda bisa membeli berbagai macam sayuran segar yang ditanam oleh penduduk sekitar. Selain itu, Anda bisa mencicipi nikmatnya bersantap dengan mangut Beong, ikan khas kali Progo yang mulai punah. Beong merupakan ikan yang penampilannya merupakan perpaduan ikan lele dan ikan gabus.

Di Desa Kembanglimus sendiri terdapat 2 bukit yang alami dengan panorama cukup indah yang di kenal sebagai Punthuk BOGELAN dan Punthuk SEBERUK. Gereja Ayam yang terkenal dan ramai diperbincangkan di media sosial juga berada di kawasan Desa Wisata Kembanglimus.